Australopithecus Afarensis - ABHISEVA.ID

Australopithecus Afarensis

Australopithecus Afarensis

Australopithecus afarensisAustralopithecus afarensis adalah spesies hominid tertua yang diperkirakan hidup antara 3,8 - 2,9 juta tahun yang lalu. Fosil Australopithecus afarensis ditemukan di Hadar, Ethiophia yang mana melalui situs ini hampir dari 90 persen penemuan dari fosil Australopithecus afarensis di seluruh Afrika Timur. Fosil Australopithecus afarensis juga ditemukan di Chad, Kenya dan Tanzania. Sehingga dapat dikatakan bahwa Australopithecus afarensis mendiami daerah Afrika Timur.

Penemuan Australopithecus afarensis


Australopithecus afarensis keberadaanya ditemukan pertama kali di Hadar, Ethiophia oleh D. Johansen, M. Taeib, dan Y. Coppens tahun 1974 di mana terdapat sembilan fosil kerangka dewasa dan empat remaja yang ditemukan dalam waktu yang sama. Namun, terdapat kerangka utuh satu wanita dewasa yang diberi nama “Lucy”. Penemuan fosil Australopithecus afarensis bersamaan dengan fosil-fosil hewan yang menggambarkan ekosistem Afrika Timur yang terdiri dari hutan-hutan dan padang rumput. Berdasarkan temuannya, fosil Australopithecus afarensis tertua berasal dari Laetoli, Tanzania yang ditaksir berasal dari 3,6 juta tahun yang lalu.


Ciri-Ciri Australopithecus afarensis


Australopithecus afarensis memiliki ciri yang merupakan gabungan antara kera dan manusia sebagaimana ciri ini pun dimiliki oleh jenis-jenis hominidae selanjutnya. Kapasitas volume otak Australopithecus afarensis berkisar antara 380-530 cc atau sekitar sepertiga manusia modern. Berdasarkan anatominya, Australopithecus afarensis memiliki rahang bawah dan tengkorak mirip dengan kera.




Berdasarkan pada bentuk kerangkanya, diperkirakan bahwa Australopithecus afarensis telah berjalan di atas tanah dan tidak bergantung dengan pohon layaknya kera. Hal ini ditunjukkan dengan bentuk panggul, pinggul, lutut dan pergelangan kaki yang menunjukkan memiliki kemiripan dengan manusia modern. Sedangkan tulang jari tangan dan kaki yang melengkung kemungkinan besar merupakan sisa-sisa evolusi dari kera. 


Temuan fosil Australopithecus afarensis di Hadar, Ethiophia menunjukkan bahwa Australopithecus afarensis laki-laki memiliki bobot sekitar 45-68 kg dengan tinggi mencapai 151 cm. Sedangkan untuk Australopithecus afarensis wanita memiliki bobot sekitar 30 kg dengan tinggi sekitar 105 cm.