Homo Pekinensis - ABHISEVA.ID

Homo Pekinensis

Homo Pekinensis


Homo Pekinensis Homo pekinensis atau Manusia Peking atau yang juga biasa disebut dengan Sinanthropus pekinensis (kini Homo erectus pekinensis), adalah suatu sub-spesies dari jenis Homo erectus


Penemuan Homo pekinensis

Homo pekinensis pertama kali ditemukan fosilnya pada tahun 1923-1927 melalui ekskavasi di Zhoukoudian  di dekat Beijing (saat itu disebut Peking), Cina. Sepanjang tahun 1929 dan 1937 telah ditemukan sebanyak 15 tengkorak, 11 rahang bawah dan beberapa tulang kerangka serta sejumlah besar perkakas batu yang diduga sebagai peralatan dari Homo pekinensis.


peking man, homo pekinensis, manusia purba cina, manusia purba asia, sinanthrophus pekinensis, homo erectus pekinensis

Penelitian terhadap fosil Homo pekinensis ini diawali oleh Davidson Black pada tahun 1921 dan dilanjutkan oleh Pierre Teilhard Chardin serta Franz Weidenreich. Penelitian terhadap fosil ini dilakukan oleh ketiganya sepanjang tahun 1934-1941.


Ciri-Ciri Homo pekinensis


Berdasarkan temuan fosilnya, Homo pekinensis diperkirakan hidup sekitar 250.000-780.000 tahun yang lalu. Kapasitas tulang tengkorak sekitar dari Homo pekinensis berkisar rata-rata 1.000 cc, walaupun beberapa diantaranya dapat mencapai 1.300 cc, yang mana volume ini hampir seukuran dengan manusia modern. Berdasarkan temuannya dapat dikatakan bahwa ciri-ciri yang nampak pada Homo pekinensis memiliki garis kemiripan dan evolusi yang sama dengan jenis Homo erectus yang ditemukan di Jawa, yaitu Homo soloensis. 


Homo pekinensis memiliki tengkorak yang tampak pipih pada wajah, dahi kecil, sebuah lunas dekat atas kepala sebagai pelengkap otot rahang yang kuat, tulang tengkorak yang sangat tebal, jembatan alis yang keras, langit-langit mulut besar, serta rahang lebar tak berdagu. Gigi modern, taring dan geraham cukup besar dan enamel geraham kadang berkerut. Tulang organ tubuh tidak banyak berbeda dari manusia modern.


Kehidupan Homo pekinensis


Manusia jenis Homo pekinensis hidup di gua-gua terutama di daerah di mana fosil mereka ditemukan, Zhoukoudian. Berdasarkan temuan di Zhoukoudian yang dibarengi dengan temuan-temuan perkakas batu yang merupakan peralatan dari Homo pekinensis memberikan petunjuk bahwa Homo pekinensis menerapkan kehidupan berburu dan mengumpulkan makanan.


Sebagaimana ciri umum yang terdapat dalam kelompok Homo erectusHomo pekinensis juga hidup dalam sebuah kelompok dan mereka telah mampu mengolah peralatan untuk menunjang kehidupan mereka serta telah mampu menggunakan api untuk mengolah makanan mereka.