Kisah Zhong Ding dan Penaklukan Suku Barbar Biru pada Era Dinasti Shang
Kisah Zhong Ding dan Penaklukan Suku Barbar Biru pada Era Dinasti Shang
Zhong Ding, yang memiliki nama pribadi Zǐ Zhuang, merupakan seorang raja dari Dinasti Shang.
Dalam catatan sejarah Records of the Grand Historian (Shiji), Sima Qian mencatatnya sebagai raja ke-10 Dinasti Shang yang naik takhta menggantikan ayahnya, Tai Wu. Beliau dinobatkan pada tahun Xinchou dengan Bo sebagai ibu kotanya. Pada tahun pertama masa pemerintahannya, ia memindahkan ibu kota ke Ao. Kemudian, pada tahun keenam pemerintahannya, ia melancarkan serangan terhadap suku Barbar Biru (Lanyi). Zhong Ding memerintah selama 11 tahun (sumber lain menyebutkan 9 tahun) hingga akhir hayatnya (1463-1452 SM). Setelah wafat, ia diberi nama anumerta Zhong Ding dan kekuasaannya diteruskan oleh saudaranya, Wai Ren.
Di sisi lain, prasasti naskah ramalan pada tulang (tulang orakel) yang ditemukan di Yinxu mencatat urutan yang berbeda. Dalam catatan tersebut, ia disebut sebagai raja ke-9 Dinasti Shang yang menggantikan pamannya, Yong Ji. Ia diberi nama anumerta Sanzu Ding dan posisinya digantikan oleh saudaranya, Bu Ren.
