Kisah Raja Tai Wu dari Dinasti Shang dan Pohon Ajaib di Istana

Tai Wu (1550-1475 SM)

Tai Wu  atau dikenal juga sebagai Da Wu, memiliki nama asli Zi Mi, adalah seorang Raja Tiongkok dari Dinasti Shang. Dalam catatan Records of the Grand Historian (Shiji), Sima Qian menempatkannya sebagai raja Shang kesembilan yang naik takhta menggantikan saudaranya, Yong Ji. Ia bertakhta dengan kota Bo sebagai ibu kotanya dan menunjuk Yishe serta Chenhu sebagai pejabat tingginya.

Pada tahun ke-7 pemerintahannya, ditemukan pohon murbei dan tanaman jawawut yang tumbuh bersamaan di dalam istananya. Menurut catatan Shiji, secara mengejutkan kedua tanaman tersebut tumbuh menjadi pohon yang sangat tinggi hanya dalam waktu tujuh hari. Raja muda tersebut merasa sangat ketakutan dan meminta penjelasan kepada Yishe. Yishe menjelaskan bahwa fenomena tersebut berkaitan dengan ketidakmampuan raja dalam memimpin pemerintahan sebelumnya. Mendengar hal itu, Tai Wu menuruti nasihat menteri-menterinya yang cerdas dan mulai bekerja dengan tekun. Segera setelah ia menjadi raja yang baik, kedua pohon aneh tersebut layu dan mati.

Raja Tai Wu dari Dinasti Shang

Pada tahun ke-11 pemerintahannya, ia memerintahkan Wu Xian untuk memanjatkan doa di Shanchuan. Memasuki tahun ke-26, Ratu dari Rong Barat (Xi Rong) mengirimkan utusan ke Shang, yang kemudian dibalas oleh raja dengan mengirimkan Wangmeng dalam kunjungan balasan. Pada tahun ke-31, ia mengangkat Zhongyan dari wilayah vasal Fei ke posisi Chezheng (pengawas kereta kerajaan). Pada tahun ke-35, ia menulis sebuah puisi berjudul Yanche ("Kereta Harimau" atau "Menghormati Kereta"). Di tahun ke-46 pemerintahannya, terjadi panen raya yang berlimpah. Pada tahun ke-58, ia membangun kota Pugu, dan pada tahun ke-61, sembilan suku Barbar Timur (Yi) mengirimkan utusan mereka ke Shang.

Tai Wu memerintah selama 75 tahun dan diberikan nama anumerta Tai Wu. Takhtanya kemudian diteruskan oleh putranya, Zhong Ding. Namun, prasasti tulisan ramalan pada tulang (skrip orakel) yang ditemukan di Yinxu mencatat versi yang berbeda. Dalam catatan tersebut, ia merupakan raja Shang ketujuh yang menggantikan pamannya, Xiao Jia. Ia diberi nama anumerta Da Wu dan digantikan oleh saudaranya, Lu Ji.