Budaya Zhaobaogou (5400-4500 SM)
Budaya Zhaobaogou merupakan penerus dari Budaya Xinglongwa yang muncul pada periode tengah hingga akhir masa Xinglongwa. Situs peninggalan kuno ini terletak di Aohan Banner, Kota Chifeng, Mongolia Dalam, dengan luas area mencapai sekitar 90.000 m².
Arsitektur dan Pola Pemukiman
Pemukiman Zhaobaogou memiliki skala yang jauh lebih besar dibandingkan pendahulunya. Karakteristik utamanya meliputi:
- Struktur Bangunan: Rumah berbentuk persegi atau trapesium dengan model semi-basement (setengah di bawah tanah).
- Tata Letak: Rumah-rumah tersusun rapi dalam barisan dengan ukuran yang bervariasi.
- Kesamaan Budaya: Kedekatan gaya arsitektur dengan Budaya Xinglongwa dipengaruhi oleh kesamaan wilayah, tingkat teknologi, warisan budaya, dan—yang paling utama—model ekonomi yang serupa.
Kemajuan Teknologi dan Alat Produksi
Budaya Zhaobaogou menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam alat produksi dibandingkan periode sebelumnya. Ciri khasnya adalah koeksistensi antara peralatan batu asah dan peralatan batu halus. Beberapa alat utama yang ditemukan meliputi:
- Sekop batu berlekuk tajam dan kapak batu pipih.
- Pisau batu bertepi lengkung.
- Pelat serta batang gerinda untuk mengolah hasil bumi.
Kerajinan Tembikar dan Bejana Zun
![]() |
| Tembikar berleher dengan motif hewan |
Tembikar Zhaobaogou umumnya berwarna cokelat atau mahoni dengan campuran pasir. Meski masih dibuat secara manual, bentuknya jauh lebih variatif. Benda yang paling ikonik adalah bejana Zun (wadah anggur kuno). Karakteristiknya meliputi:
- Anatomi: Berleher panjang dan tebal, bermulut kecil, berperut datar-bulat, dan beralas sedikit melengkung.
- Dekorasi: Permukaannya dipoles dan dihiasi ukiran geometris serta motif hewan.
- Motif Simbolis: Penggambaran kepala hewan (seperti rusa terbang dan burung ajaib) dibuat secara realistis namun ekspresif. Temuan zun bermotif kepala babi bertubuh ular merupakan bukti awal pemujaan naga di Tiongkok, sekaligus mengukuhkan Mongolia Dalam sebagai salah satu titik lahirnya tradisi tersebut.
Ritual dan Kepercayaan
![]() |
| Relief hewan pada tembikar |
Berbeda dengan masyarakat Xinglongwa yang menggunakan tengkorak hewan asli, masyarakat Zhaobaogou menggunakan tembikar bergambar hewan dalam ritual mereka.
![]() |
| (dari kiri) relief burung, rusa dan babi pada tembikar |
- Fungsi Ritual: Bejana Zun digunakan dalam upacara untuk memohon keberhasilan berburu.
- Lokasi: Karena belum ditemukan situs pemujaan khusus di luar ruangan, kegiatan ritual diduga kuat dilakukan di dalam rumah.
- Stratifikasi Sosial: Keberadaan benda-benda seni yang rumit ini mengindikasikan bahwa masyarakat pada masa itu sudah mulai mengalami polarisasi atau perbedaan status sosial.
Hubungan Antar-Budaya
Secara kronologis, Budaya Zhaobaogou menempati posisi penting dalam Zaman Neolitikum: Xinglongwa → Zhaobaogou → Hongshan.
Budaya Zhaobaogou memberikan pengaruh besar terhadap Budaya Hongshan. Hal ini terlihat dari kemiripan motif naga-babi dan naga giok, serta penggunaan pola huruf "Z" pada tembikar kedua budaya tersebut. Menariknya, dalam beberapa aspek teknis, Zhaobaogou dianggap lebih maju dan menjadi fondasi bagi perkembangan peradaban Hongshan yang legendaris.


