Kebudayaan Yueshi: Sejarah, Lokasi, dan Kaitannya dengan Bangsa Dongyi

Kebudayaan Yueshi: Jejak Arkeologi di Wilayah Shandong

Kebudayaan Yueshi merupakan sebuah kebudayaan arkeologi yang terletak di wilayah Shandong, Tiongkok Timur, dan diperkirakan berasal dari periode 1900 hingga 1500 SM. Kebudayaan ini mencakup masa peralihan dari Neolitikum Akhir hingga Zaman Perunggu Awal. Di wilayah Shandong, kebudayaan ini muncul setelah periode Kebudayaan Longshan (sekitar 2600–1900 SM) dan kemudian digantikan oleh Kebudayaan Erligang, yang diidentifikasi sebagai masa Dinasti Shang dalam sejarah.

Jangkauan Geografis

Situs-situs Kebudayaan Yueshi telah ditemukan di Provinsi Shandong, Henan bagian timur, dan Jiangsu bagian utara. Nama kebudayaan ini diambil dari situs tipikal yang ditemukan di Desa Dongyueshi (Yueshi Timur) di Pingdu, Shandong. Meskipun lebih dari 340 situs Yueshi telah diidentifikasi di Shandong, jumlah ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan jumlah situs pada masa Kebudayaan Longshan sebelumnya.

Kebudayaan Yueshi hidup sezaman dengan Kebudayaan Erlitou dan masa awal Kebudayaan Erligang yang keduanya terletak di sebelah barat wilayah Yueshi. Kawasan Pegunungan Tai-Yi di Shandong tengah merupakan wilayah inti dari Yueshi. Namun, seiring dengan ekspansi negara Erligang (yang secara umum diidentifikasi sebagai awal Dinasti Shang), Kebudayaan Yueshi mulai mengalami kemunduran dan terdesak ke Semenanjung Shandong di bagian timur.

kebudayaan yueshi
Tembikar yang dihasilkan oleh kebudayaan Yueshi

Di wilayah Shandong, Daxinzhuang di Jinan dan Qianzhangda di Tengzhou menjadi pusat regional pertama yang didirikan oleh Kebudayaan Erligang. Golongan elite penguasa tampaknya terdiri dari orang-orang Erligang, yang pada akhirnya mendominasi wilayah tersebut secara budaya. Di kawasan Daxinzhuang, tradisi tembikar awal Dinasti Shang dan Yueshi ditemukan berdampingan dalam konteks arkeologi yang sama, yang menunjukkan bahwa kedua kebudayaan tersebut pernah hidup berdampingan.

Sementara itu, situs Panmiao di Shangqiu, Henan Timur, memiliki komponen Kebudayaan Yueshi yang berasal dari periode Zaman Perunggu Awal (sekitar 1900–1450 SM). Sebelum periode tersebut, wilayah ini ditempati oleh masyarakat dari periode Longshan.

Karakteristik Budaya

Kebudayaan Yueshi menunjukkan adanya penurunan relatif dalam perkembangan budaya. Kelompok pemukiman mulai terpecah dan teknologi pembuatan tembikar tingkat tinggi yang sebelumnya dimiliki oleh Kebudayaan Longshan Shandong tampak menghilang. Meskipun bejana jenis ding-dou gaya Yueshi juga ditemukan pada Kebudayaan Longshan, banyak jenis bejana lainnya dari kedua kebudayaan ini yang berbeda satu sama lain.

Temuan perunggu dari masa Yueshi sebagian besar terdiri dari benda-benda kecil yang mudah dibawa, dan sejauh ini tidak ditemukan adanya bejana perunggu. Oleh karena itu, penurunan kualitas keramik Yueshi tidak dapat dikaitkan dengan meluasnya penggunaan perunggu sebagai pengganti tembikar.

Kebudayaan Yueshi dapat dibandingkan dengan kebudayaan yang sezaman lainnya, seperti Kebudayaan Xiajiadian Bawah di Liaoning, Kebudayaan Shuangtuozi di Semenanjung Liaodong, dan Kebudayaan Dianjiangtai di Rongyang, Provinsi Henan.

Identifikasi dengan Bangsa Dongyi

Pada awal abad ke-11 SM, prasasti tulang ramalan (oracle bone) menyebutkan tentang kampanye militer yang dilakukan oleh raja terakhir Dinasti Shang, Di Yi, melawan kelompok Renfang yang menempati wilayah Shandong selatan dan Jiangsu utara. Para ahli sering kali mengidentifikasi Renfang dengan bangsa Dongyi ("Orang Barbar Timur") yang disebutkan dalam dokumen-dokumen Dinasti Zhou di masa kemudian.

Berdasarkan hal tersebut, banyak arkeolog Tiongkok yang menyematkan nama historis "Dongyi" pada entitas arkeologi Kebudayaan Yueshi. Namun, para sarjana lain seperti Fang Hui menganggap identifikasi ini bermasalah karena tingginya frekuensi migrasi populasi prasejarah di wilayah tersebut pada masa itu.

Daftar Bacaan

  • Cohen, David Joel (2001). The Yueshi Culture, the Dong Yi, and the Archaeology of Ethnicity in Early Bronze Age China. Harvard University.
  • Di Cosmo, Nicola (1999). "The northern frontier in pre-imperial China". In Loewe, Michael; Shaughnessy, Edward L. (eds.). The Cambridge History of Ancient China. Cambridge University Press. pp. 885–966.