Sejarah Raja Lin Xin (1177-1156 SM)

Table of Contents

Lin Xin (1177-1156 SM)

Lin Xin adalah seorang raja dari Dinasti Shang di Tiongkok. Ia naik takhta untuk menggantikan Zu Jia, dan posisi jabatannya kemudian diteruskan oleh Geng Ding. Sangat sedikit informasi yang diketahui tentang dirinya di luar catatan silsilah dalam dokumen sejarah tahunan. Selain itu, belum dapat dipastikan apakah namanya disebutkan dalam prasasti tulang ramalan (tulang orakel).

Lin Xin (1177-1100 SM)

Nama "Lin Xin" berasal dari kitab Records of the Grand Historian (Catatan Sejarah Agung) karya Sima Qian. Sementara itu, dalam kitab Bamboo Annals (Sejarah Bambu), nama yang muncul dan tercatat menggantikan Zu Jia dalam urutan yang sama adalah "Feng Xin". Oleh karena itu, para ahli meyakini bahwa kedua nama tersebut merujuk pada orang yang sama. Kesimpulan ini juga tecermin dalam kitab Taiping Yulan, yang menggabungkan kisah kedua nama tersebut ke dalam satu bab yang sama.

Masa Pemerintahan

Lin Xin naik takhta pada tahun Gengyan dengan ibu kota yang terletak di Yin. Berdasarkan beberapa sumber, ia memerintah selama empat tahun. Namun, kitab Taiping Yulan menyebutkan bahwa Lin Xin memerintah selama enam tahun dengan mengutip salah satu bagian dari kitab Records of the Grand Historian. Meskipun demikian, kutipan yang dimaksud tersebut tidak ditemukan dalam teks Records of the Grand Historian versi modern yang kita terima saat ini.

Di sisi lain, bukti dari prasasti tulang ramalan menunjukkan bahwa masa pemerintahan Lin Xin memelopori bentuk-bentuk awal pendidikan bagi para praktisi keagamaan Dinasti Shang. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya lebih dari beberapa contoh tulisan tangan pemula pada tulang-tulang ramalan yang berasal dari masa pemerintahannya, terutama tulisan yang dibuat oleh seorang peramal bernama Peng.