Permukiman Barnhouse: Desa Neolitikum dan Pusat Ritual Kuno di Orkney
Permukiman Barnhouse adalah sebuah desa dari zaman Neolitikum yang terletak di Antaness, Orkney, Skotlandia. Desa ini dihuni antara tahun 3300 hingga 2600 SM. Nama 'Barnhouse' sendiri diambil dari nama lahan pertanian tempat desa ini ditemukan pada tahun 1984 oleh arkeolog Dr. Colin Richards. Ekskavasi situs dimulai pada tahun 1986 dan berhasil mengungkap sepuluh bangunan batu. Meskipun gaya arsitekturnya berbeda, desain dan konstruksi bangunan-bangunan ini memiliki kemiripan dengan desa Skara Brae (sekitar 3100 SM) yang terletak 8 km di sebelah barat laut.
Saat ini, hanya fondasi bangunan yang tersisa karena desa tersebut sengaja dihancurkan—kemungkinan oleh penghuninya sendiri—pada tahun 2600 SM. Selain itu, aktivitas pertanian selama berabad-abad di lahan tersebut telah menggeser banyak tumpukan batu yang ada. Penemuan tembikar jenis Grooved Ware di situs ini semakin memperkuat hubungan antara Barnhouse dengan Skara Brae, serta dengan situs Standing Stones of Stenness di dekatnya yang juga memiliki keramik serupa. Hingga saat ini, lima belas bangunan telah diekskavasi dan direkonstruksi sebagian. Berbeda dengan Skara Brae yang rumah-rumahnya dibangun di dalam tanah dan dikelilingi tumpukan sampah domestik (midden), struktur bangunan di Barnhouse berdiri bebas di atas permukaan tanah. Sebagian besar merupakan bangunan kecil yang berfungsi sebagai rumah tinggal, sementara dua struktur besar lainnya tampaknya memiliki fungsi yang berbeda.
Barnhouse sebagai Situs Upacara
Situs ini juga mencakup monolit terkenal yang dikenal sebagai Batu Barnhouse. Batu ini sejajar langsung dengan pintu masuk lorong Maeshowe (800 meter ke arah timur laut) dan Standing Stones of Stenness (800 meter ke arah barat laut), membentuk semacam pola segitiga di antara ketiga struktur tersebut. Batu Barnhouse diyakini memiliki peran penting dalam ritual yang dilakukan di situs-situs sekitarnya, begitu pula dengan desa itu sendiri.
Kedekatannya dengan kompleks raksasa yang saat ini sedang diekskavasi di Ness of Brodgar, serta kesejajaran antara Maeshowe, Barnhouse, Standing Stones of Stenness, Watchstone, Ness of Brodgar, dan Ring of Brodgar, seolah mengonfirmasi adanya hubungan erat di antara semua situs tersebut. Pada tahun 1952, Peter Flett mengamati bahwa Batu Barnhouse sejajar dengan Watchstone dalam garis lurus menuju pusat Ring of Brodgar. Garis ini menunjuk ke arah matahari terbit pada tanggal 1 Mei, yang merupakan tanggal tradisional perayaan Sabbat pagan, Beltane.
Bangunan di desa ini dibangun dengan pola yang sama seperti di Skara Brae; banyak di antaranya memiliki fitur perapian tengah yang bertepi batu, furnitur batu, tempat tidur batu yang menjorok ke dinding, dan rak batu (dresser). Namun, dua bangunan besar yang disebut Struktur Dua dan Struktur Delapan memiliki ukuran dan gaya yang sangat berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa keduanya mungkin berfungsi sebagai pusat komunitas ritual, alih-alih sebagai rumah tinggal. Di Skara Brae, semua rumah memiliki ukuran dan fitur yang identik, yang diartikan bahwa komunitas tersebut bersifat egaliter tanpa adanya pemimpin atau kelas penguasa. Sebaliknya, dua struktur besar di Barnhouse memunculkan teori bahwa komunitas ini berpusat pada seseorang atau sesuatu yang dianggap sangat penting.
Mengingat lokasinya yang berdekatan dengan banyak situs upacara, muncul dugaan bahwa struktur besar tersebut adalah kediaman kelas pendeta yang memimpin ritual di Maeshowe, Standing Stones of Stenness, Ness of Brodgar, dan Ring of Brodgar. Namun, ada kemungkinan lain bahwa kedua struktur tersebut memang merupakan situs upacara itu sendiri.
Struktur Dua & Struktur Delapan
Struktur Dua memiliki desain yang menyerupai chambered cairn (tumpukan batu beruang), tempat ritual biasa dilakukan di lokasi lain. Sementara itu, Struktur Delapan memiliki sebuah 'dresser' yang ditafsirkan sebagai sejenis altar, lengkap dengan benda-benda yang tampak seperti persembahan. Salah satu persembahannya adalah pot keramik Grooved Ware berisi empat belas keping batu rijang (flint) yang ditemukan di dekat perapian. Karena batu rijang sangat langka di Orkney, pot berisi empat belas bongkahan batu tersebut tentu sangat berharga dan dianggap sebagai pengorbanan yang luar biasa. Meski demikian, karena tidak ada cara pasti untuk mengetahui makna pot tersebut bagi manusia purba, belum bisa dipastikan apakah rijang itu adalah persembahan atau sekadar barang berharga yang disimpan di dekat perapian.
Meskipun Struktur Dua mungkin merupakan rumah bagi orang penting karena digunakan sepanjang masa aktif desa, beberapa fitur seperti peti batu (cist) berisi tulang belulang manusia menunjukkan fungsi ritual. Peti ini ditutupi oleh batu berbentuk segitiga dan diletakkan sedemikian rupa sehingga siapa pun yang memasuki bangunan harus melangkahinya. Selain itu, ruangan-ruangan di Struktur Dua tidak menyerupai ruang tidur yang ditemukan di situs lain seperti Skara Brae. Fungsi Struktur Delapan, yang terletak tepat di seberang Struktur Dua, juga masih misterius.
Struktur Delapan adalah bangunan terbesar di desa tersebut dan dibangun di atas platform tanah liat, mirip dengan konstruksi Maeshowe. Bangunan ini awalnya beratap dan memiliki perapian tengah serta 'dresser' yang diapit oleh dua batu besar. Tata letak interiornya, terutama lorong panjang antara pintu masuk dengan perapian dan rak batu, menunjukkan fungsi ritual yang jelas. Beberapa ahli berpendapat bahwa bangunan ini merepresentasikan pergeseran pemahaman keagamaan, dari upacara terbuka yang melibatkan seluruh komunitas menjadi ritual tertutup yang hanya untuk orang-orang tertentu (initiated). Namun, teori ini masih diperdebatkan dan bergantung pada penanggalan situs-situs sekitarnya. Bukti adanya persembahan dan tulang manusia memperkuat teori bahwa bangunan-bangunan ini digunakan untuk berkomunikasi dengan, mengenang, atau menghormati orang mati.
Ditinggalkannya Barnhouse
Tercatat bahwa Permukiman Barnhouse dan Standing Stones of Stenness digunakan pada waktu yang bersamaan. Namun, perlu dicatat bahwa Struktur Delapan dibangun lebih lambat (sekitar 2600 SM), tepatnya setelah desa tersebut ditinggalkan dan dihancurkan dengan sengaja. Fakta bahwa seluruh bangunan dihancurkan secara bersamaan saat Struktur Delapan didirikan semakin memperkuat teori adanya perubahan dramatis dalam praktik keagamaan pada masa itu.
Keberadaan 'batu penghalang' di lorong masuk Maeshowe juga ditafsirkan sebagai bukti bahwa ritual tertutup mungkin dilakukan di sana. Namun, hingga kini hal tersebut masih bersifat dugaan karena belum ada bukti yang sepenuhnya pasti. Skara Brae dulunya dianggap sebagai situs yang unik hingga ditemukannya Barnhouse. Struktur Delapan sendiri merupakan bangunan beratap zaman Neolitikum terbesar yang pernah ditemukan, sebelum akhirnya Struktur Sepuluh di Ness of Brodgar terungkap. Ekskavasi di Ness of Brodgar telah mengubah cara pandang kita terhadap situs-situs di sekitarnya, dan para arkeolog yakin bahwa penelitian berkelanjutan akan mengungkap lebih banyak temuan penting yang memperjelas misteri masa lalu ini.
